Kamis, 28 April 2016

PARANG SELING KEMBANG MATAHARI

Batik khas Pacitan dengan pewarna alam gaya Coenraad ini didesain oleh Toni Retno A pada Januari 2016.Di produksi oleh Batik Tengah Sawah , Pacitan, Jawa Timur, Indonesia.  Motif Parang yang dipadu dengan motif bunga matahari yang dibuat berjajar, disela-sela antara keduanya diberi motif buah Pace yang mana motif ini menunjukkan ciri khas batik Pacitan. bagian ujung kain diberi tumpal berupa rangkaian bunga matahari yang diberi pemanis berupa aneka jenis kupu-kupu. bagian gigi buaya dibuat dengan merangkai bunga matahari yang lebih kecil-kecilMakna Parang menggambarkan ketajaman baik pikiran maupun perasaan dan bunga matahari menggambarkan jiwa yang penurut .  Batik ini dibuat dengan teknik pelorotan 2 kali dengan menggunakan pewarna daun indogo dan kulit maoni.

Minggu, 01 November 2015

GILIR GUMANTI

Batik Pacitan dengan gaya Coenraadtan, didesain oleh Retno Toni pada Oktober 2015, batik dengan motif burung Sri Gunting dipadu dengan bunga senggani sebagai selingan dari motif Parang . Batik Coenraad merupakan batik milik keluarga Belanda yang bermukim di Pacitan sekitar tahun 1890. batik-batik yang dibuat kebanyakan bermotif bunga-bunga, burung, kincir angin, mawar yang banyak terdapat di Belanda dipadu dengan motif-motif Mataraman seperti Parang. Pewarnaan batik disini menggunakan pewarna sintetis dengan warna biru gelap dan coklat gelap, untuk menambah variasi pada beberapa bagian dimunculkan warna kuning. Gilir Gumanti melambangkan suksesi kepemimpinan,  pergantian suatu kepemimpinan di setiap elemen pemerintahan  , sehingga pergantian jabatan itu merupakan keadaan yang biasa dan wajar.

Jumat, 09 Oktober 2015

PEKSI GUNUNG LIMO

Peksi Gunung Limo, menggambarkan burung-burung yang ada di gunung Limo Pacitan , keberadaan burung dan kelestarian hutan / gunung sangat didambakan oleh masyarakat. hutan yang alami akan terbentuk  sumber air yang sangat diperlukan oleh semua satwa yang hidup di dalamnya. Burung -burung digambarkan sedang terbang dan bercengkerama, untuk menunjukkan khas Jawa Timur dan Pacitan  , ekor burung diberi motif bunga Sedap malam dan buah Pace. Batik ini menggunakan pewarna Naptol dengan garam merah B dan merah R.

PEKSI SAJODHO

Peksi Sajodho, menggambarkan 2 ekor burung yang saling mengasihi,  disekiling burung terdapat motif bunga-bunga yang indah, menggambarkan suasana yang berbunga-bunga, Kebahagiaan yang diharapkan. Desain batik ini berupa taplak meja yang panjangnya 275 X 50 cm. dibuat khusus untuk acara pernikahan.
Pewarna yang dipakai indigosol biru.

Rabu, 30 September 2015

PESONA JAWA TIMUR

Segala etnik yang ada di Jawa timur dirangkai sedemikian rupa sehingga terciptalah desain batik. batik ini didesain oleh Celsea Getsemane, pada Peb 2015. batik ini diproduksi oleh Batik Tengah Sawah , Ngadirojo Pacitan, menggunakan pewarna sintetis indigosol green dan Naptol red.

LAKSANA BINTANG

Hidup memang beraneka ragam
Seolah angin mengejar perjalanan awan
Kenapa tidak hidup seperti bintang?
Kecil, tinggi dan terang.
Sepenggal puisi inilah yang mengilhami Yandha Dea di bulan Peb 2015, dalam membuat desain batiknya. batik tulis dengan motif ayam bekisar, bunga teratai, buah pace dan gugusan bintang yang ada di planet galaksi Bima sakti. Laksana bintang menggambarkan harapan seorang remaja yang punya cita-cita tinggi seperti bintang. batik ini di produksi oleh batik Tengah Sawah dengan pewarna sintetis indigosol bloe dan Naptol.

Senin, 28 September 2015

PUSPA BUANA

Batik Puspa Buana ini didesain oleh Bella Renata dan diproduksi oleh Batik Tengah Sawah Ngadirojo Pacitan bl Peb 2015, batik tulis dengan motif wayang beber di padu dengan bunga-bunga Asoka dan buah Pace merupakan motif batik khas Pacitan. Pewarnaan dengan menggunakan bahan pewarna sintetis Naptol red, dan Indigosol coklat.

KULUPAN

KULUPAN Bahan dasar kulupan adalah daun-daunan diantaranya daun , buah dan bunganya pepaya.  KULUPAN adalah sayur yang terkenal di daerah Pa...