Senin, 24 Februari 2020
MUTIARA LAUT PACITAN
Selendang motif Mutiara Laut Pacitan di desain oleh Toni Retno Antyaningsih tahun 2018, batik tulis dengan motif aneka biota laut menggambarkan keaneka ragaman penghuni laut Pacitan. Bagian tengah terdapat motif ikan Tuna yang menjadi andalan ikan hasil tangkapan nelayan di laut Pacitan. Pewarnaan batik menggunakan bahan pewarna sintetis Indigosol dan Napthol.
Rabu, 11 Desember 2019
INSAN BAHARI
Batik tulis motif Insan Bahari dalam bentuk selendang di desain oleh Budi Raharjo, pada bulan Nopember 2018. Selendang ini dibuat dengan teknik klasik menggunakan pewarna alam.
Pewarna alam warna biru dari indigoesvera, kuning dari daun bungur dan coklat dari kulit mahoni. Selendang ini mendapatkan nominasi 15 besar di lomba desain selendang ADIWASTRA 2019.
Pewarna alam warna biru dari indigoesvera, kuning dari daun bungur dan coklat dari kulit mahoni. Selendang ini mendapatkan nominasi 15 besar di lomba desain selendang ADIWASTRA 2019.
Jumat, 13 September 2019
AYAM RANTE
Batik tulis dengan judul Ayam Rante dibuat pada bulan Desember tahun 2019, didesain oleh Budi Raharjo, SPd, menggambarkan sekumpulan ayam yang saling bercengkerama. aksen pada ekor dibuat seperti rantai ( rante ) untuk memberikan kesan keterikatan antara satu dengan yang lainnya. makna dari Ayam Rante hendaknya persahabatan tetap terjaga, tidak mudah terbelah.
Kamis, 12 September 2019
PULAU KUNTUL
Batik tulis pewarna sintetis dengan motif burung bangau, disedain oleh Budi Raharjo pada bulan juli 2018.
Motif burung Bangau ( Kuntul ) diambil dari banyaknya burung-burung bangau yang berada di daerah Ngadirojo Pacitan bagian selatan. makna yang diambil dari batik Pulau Kuntul, kita lestarikan lingkungan yang ada di daerah dengan lebih banyak menanam tanaman sehingga burung-burung tidak punah. batik Pulau Kuntul dibuat dengan teknik batik tulis pewarna sintetis.
Motif burung Bangau ( Kuntul ) diambil dari banyaknya burung-burung bangau yang berada di daerah Ngadirojo Pacitan bagian selatan. makna yang diambil dari batik Pulau Kuntul, kita lestarikan lingkungan yang ada di daerah dengan lebih banyak menanam tanaman sehingga burung-burung tidak punah. batik Pulau Kuntul dibuat dengan teknik batik tulis pewarna sintetis.
Minggu, 30 September 2018
PROFIL BATIK TENGAH SAWAH PACITAN
BATIK TENGAH SAWAH PACITAN.
Alamat : Jl. Dewi Kilisuci 23 Ds Wiyoro
Ngadirojo, Pacitan.
IKM batik ini berdiri pada tahun 2003, diawali dengan menang lomba desain batik di Kabupaten Pacitan, sejak saat itu banyak pesanan berupa desain batik baik perorangan maupun perkantoran .
Batik Tengah Sawah kebanyakan memproduksi batik tulis dengan desain sendiri yang mana pendesainnya Bp. Budi Raharjo dan ibu Toni Retno.
Desain batik kebanyakan berupa flora fauna khas Pacitan dengan menampilkan buah Pace sebagai motif ciri khas Pacitan. Selama perjalanan membuat batik setiap tahun hampir selalu mengikuti lomba desain batik khas Jawa Timur dan selalu mendapat nominasi 10 besar, dari hasil lomba tersebut batik Tengah Sawah telah memiliki 11 motif batik yang telah terdaftar di HAKI,.diantaranya berjudul Sawung Gerong, Peksi Gisik Lorok, Satriya Pinilih, Sawung Cahya Buana, Sawung Krida Mukti, Sawung Ronabaya, Daya Sabagya, Danakirti Bantar Angin , Sri Mayanti, Pace Tawang Wetan , Panji Laras, dll.
Showroom batik ada di kediaman dan rumah produksi batik Tengah Sawah, menampilkan motif-motif terbaru khas Pacitan dengan desain sendiri.
Proses pewarnaan batik Tengah Sawah
menggunakan pewarna sintetis dari Naptol dan Indigosol, sedangkan pewarna alam menggunakan daun-daunan yang ada disekitar daerah Pacitan, khusus warna biru ( indigoesvera ) masih mendatangkan dari luar Pacitan, proses pembuatan batik dengan yang menggunakan 1 kali pelorotan dan ada yang 2 kali pelorotan
Selain memproduksi batik tulis dan batik cap dengan mendesain sendiri motif batiknya, Batik Tengah Sawah juga melayani pelatihan baik secara kelompok maupun perorangan, menerima Study Banding PRAKERIN ( Praktek Kerja Industri ) yang dilakukan oleh siswa SMK dengan materi batik dengan 1 kali pelorotan 2 kali pewarnaan, batik dengan 2 kali pelorotan 4 kali pewarnaan, batik pewarna alam. baik kain batik untuk selendang maupun bahan baju dan kain panjang.
Pengembangan batik Pacitan khususnya baik dari kalangan pelajar maupun ibu rumah tangga dan kelompok kader KB dan PKK lebih diutamakan tidak menutup dari daerah lain untuk belajar membuat batik juga dilayani.
Melatih menggunakan canting pada kelompok ibu-ibu rumah tangga maupun kelompok Kader PKK, dengan mengganti bahan dan instruktur biasa dilakukan di Batik Tengah Sawah Pacitan. Materi pelatihan tergantung permintaan , ada yang hanya belajar membuat desain sampai membuat pola batik baik untuk baju maupun asesoris. ada juga yang hanya belajar untuk pewarnaan batik baik pewarna sintetis maupun pewarna alami.
Kegiatan pelatihan yang diadakan oleh MGMP Guru Seni Rupa se Jatim, bekerja sama dengan Batik Tengah Sawah Pacitan, materi membuat selendang dengan motif kontemporer.
Mengikuti pameran baik di tingkat Propinsi Jatim ( Surabaya ) maupun di tingkat pusat ( Jakarta )
Alamat : Jl. Dewi Kilisuci 23 Ds Wiyoro
Ngadirojo, Pacitan.
IKM batik ini berdiri pada tahun 2003, diawali dengan menang lomba desain batik di Kabupaten Pacitan, sejak saat itu banyak pesanan berupa desain batik baik perorangan maupun perkantoran .
Batik Tengah Sawah kebanyakan memproduksi batik tulis dengan desain sendiri yang mana pendesainnya Bp. Budi Raharjo dan ibu Toni Retno.
Desain batik kebanyakan berupa flora fauna khas Pacitan dengan menampilkan buah Pace sebagai motif ciri khas Pacitan. Selama perjalanan membuat batik setiap tahun hampir selalu mengikuti lomba desain batik khas Jawa Timur dan selalu mendapat nominasi 10 besar, dari hasil lomba tersebut batik Tengah Sawah telah memiliki 11 motif batik yang telah terdaftar di HAKI,.diantaranya berjudul Sawung Gerong, Peksi Gisik Lorok, Satriya Pinilih, Sawung Cahya Buana, Sawung Krida Mukti, Sawung Ronabaya, Daya Sabagya, Danakirti Bantar Angin , Sri Mayanti, Pace Tawang Wetan , Panji Laras, dll.
Showroom batik ada di kediaman dan rumah produksi batik Tengah Sawah, menampilkan motif-motif terbaru khas Pacitan dengan desain sendiri.
Proses pewarnaan batik Tengah Sawah
menggunakan pewarna sintetis dari Naptol dan Indigosol, sedangkan pewarna alam menggunakan daun-daunan yang ada disekitar daerah Pacitan, khusus warna biru ( indigoesvera ) masih mendatangkan dari luar Pacitan, proses pembuatan batik dengan yang menggunakan 1 kali pelorotan dan ada yang 2 kali pelorotan
Selain memproduksi batik tulis dan batik cap dengan mendesain sendiri motif batiknya, Batik Tengah Sawah juga melayani pelatihan baik secara kelompok maupun perorangan, menerima Study Banding PRAKERIN ( Praktek Kerja Industri ) yang dilakukan oleh siswa SMK dengan materi batik dengan 1 kali pelorotan 2 kali pewarnaan, batik dengan 2 kali pelorotan 4 kali pewarnaan, batik pewarna alam. baik kain batik untuk selendang maupun bahan baju dan kain panjang.
Pengembangan batik Pacitan khususnya baik dari kalangan pelajar maupun ibu rumah tangga dan kelompok kader KB dan PKK lebih diutamakan tidak menutup dari daerah lain untuk belajar membuat batik juga dilayani.
Melatih menggunakan canting pada kelompok ibu-ibu rumah tangga maupun kelompok Kader PKK, dengan mengganti bahan dan instruktur biasa dilakukan di Batik Tengah Sawah Pacitan. Materi pelatihan tergantung permintaan , ada yang hanya belajar membuat desain sampai membuat pola batik baik untuk baju maupun asesoris. ada juga yang hanya belajar untuk pewarnaan batik baik pewarna sintetis maupun pewarna alami.
Kegiatan pelatihan yang diadakan oleh MGMP Guru Seni Rupa se Jatim, bekerja sama dengan Batik Tengah Sawah Pacitan, materi membuat selendang dengan motif kontemporer.
Mengikuti lomba desain tingkat Propinsi Jatim th 2017. Kategori Guru ( Budi Raharjo) juara 1, kategori pelajar ( Imanuella) juara 1, kategori Umum ( Toni Retno ) juara 3.
Mengikuti pameran baik di tingkat Propinsi Jatim ( Surabaya ) maupun di tingkat pusat ( Jakarta )
Minggu, 17 Desember 2017
KISAH KASIH
KISAH KASIH, mengambil judul dari tanaman Markisah yang dikasihi karena harus mati kena gusur , tanaman yang merambat dengan buah bulat sebesar bola tenis dan daunnya yang melengkung terbalik , kuncup dan bunganya yang mekar indah sungguh menarik perhatian , buahnya yang dapat dimanfaatkan untuk obat dan minuman mempunyai nilai tambah untuk diekplorasikan sebagai sebuah desain batik.
Warna biru terang dibuat dari pewarna sintetis Naptol, dipadu dengan warna kuning membuat batik ini terkesan kontras. batik dengan teknik pelorotan 2 kali dengan warna soga membuat batik ini tampil seperti batik kontemporer.
Warna biru terang dibuat dari pewarna sintetis Naptol, dipadu dengan warna kuning membuat batik ini terkesan kontras. batik dengan teknik pelorotan 2 kali dengan warna soga membuat batik ini tampil seperti batik kontemporer.
GELOMBANG CINTA
Batik tulis motif Gelombang Cinta, didesain oleh Bp. Budi Raharjo pd tahun 2007 dimana tanaman ini sempat menjadi trend karena harganya yang melambung tinggi. Motif gelombang cinta didesain dengan melihat tanaman langsung sehingga motifnya seperti bergaya naturalis. Gelombang cinta dengan daun-daunnya yang meliuk-liuk menggambarkan cinta yang penuh liku-liku. Batik motif Gelombang Cinta menggunakan pewarna sintetis dengan Naptol biru sebagai warna dasar , colet merah Rapid dan kuning Indigosol membuat batik ini terkesan cerah dan ngejreng seperti batik Jawa Timur Indonesia pada umumnya.
Langganan:
Postingan (Atom)
KULUPAN
KULUPAN Bahan dasar kulupan adalah daun-daunan diantaranya daun , buah dan bunganya pepaya. KULUPAN adalah sayur yang terkenal di daerah Pa...
-
Motif Pace Lung-Lungan di desain oleh Toni Retno A, merupakan alternatif motif Pace . Batik ini diproduksi oleh Batik Tengah Sawah Ngadiro...
-
BATIK TENGAH SAWAH PACITAN. Alamat : Jl. Dewi Kilisuci 23 Ds Wiyoro Ngadirojo, Pacitan. IKM batik ini berdiri pad...
-
Batik Pacitan dengan gaya Coenraadtan, didesain oleh Retno Toni pada Oktober 2015, batik dengan motif burung Sri Gunting dipadu dengan bun...













