Minggu, 30 September 2018

PROFIL BATIK TENGAH SAWAH PACITAN

BATIK TENGAH SAWAH PACITAN.
Alamat : Jl. Dewi Kilisuci 23 Ds Wiyoro
              Ngadirojo, Pacitan.

       IKM batik ini berdiri pada tahun 2003, diawali dengan menang lomba  desain batik di Kabupaten Pacitan, sejak saat itu banyak pesanan berupa desain batik baik perorangan maupun perkantoran .
Batik Tengah Sawah kebanyakan memproduksi batik tulis dengan desain sendiri yang mana pendesainnya Bp. Budi Raharjo dan ibu Toni Retno.

       Desain batik kebanyakan berupa flora fauna khas Pacitan dengan menampilkan buah Pace sebagai motif ciri khas Pacitan. Selama perjalanan membuat batik setiap tahun hampir selalu mengikuti lomba desain batik khas Jawa Timur dan selalu mendapat nominasi 10 besar, dari  hasil lomba tersebut batik Tengah Sawah telah memiliki 11 motif batik yang telah terdaftar di HAKI,.diantaranya berjudul Sawung Gerong, Peksi Gisik Lorok, Satriya Pinilih, Sawung Cahya Buana, Sawung Krida Mukti, Sawung Ronabaya, Daya Sabagya, Danakirti Bantar Angin , Sri Mayanti, Pace Tawang Wetan ,                                                                                        Panji Laras, dll.
                                                           
                                                           Proses pewarnaan batik Tengah Sawah
 menggunakan pewarna sintetis dari Naptol dan   Indigosol, sedangkan   pewarna alam menggunakan  daun-daunan yang ada disekitar daerah Pacitan,   khusus warna biru ( indigoesvera ) masih    mendatangkan dari luar Pacitan,  proses pembuatan batik dengan yang menggunakan 1 kali pelorotan  dan ada yang 2 kali pelorotan                             
 Selain memproduksi batik tulis dan batik cap  dengan mendesain sendiri motif batiknya, Batik                                                                                            Tengah Sawah juga melayani pelatihan baik secara   kelompok maupun perorangan, menerima Study  Banding PRAKERIN ( Praktek Kerja Industri )  yang dilakukan oleh siswa SMK  dengan materi  batik dengan 1 kali pelorotan  2 kali pewarnaan,   batik dengan 2 kali pelorotan  4 kali pewarnaan,   batik pewarna alam. baik kain batik untuk             selendang  maupun bahan baju dan kain panjang. 






       Pengembangan batik Pacitan khususnya baik dari kalangan pelajar maupun ibu rumah tangga dan kelompok kader KB dan  PKK  lebih diutamakan tidak menutup dari daerah lain untuk belajar membuat batik juga dilayani.





Melatih menggunakan canting pada kelompok ibu-ibu rumah tangga maupun kelompok Kader PKK, dengan mengganti bahan dan instruktur biasa dilakukan di Batik Tengah Sawah Pacitan. Materi pelatihan tergantung permintaan , ada yang hanya belajar membuat desain sampai membuat pola batik baik untuk baju maupun asesoris. ada juga yang hanya belajar untuk pewarnaan batik baik pewarna sintetis maupun pewarna alami.





Kegiatan pelatihan yang diadakan oleh MGMP Guru Seni Rupa se Jatim, bekerja sama dengan Batik Tengah Sawah Pacitan, materi membuat selendang dengan motif kontemporer.







                                                                                     


Mengikuti lomba desain tingkat Propinsi Jatim th 2017. Kategori Guru ( Budi Raharjo) juara 1, kategori pelajar ( Imanuella) juara 1, kategori Umum ( Toni Retno ) juara 3.






Mengikuti pameran baik di tingkat Propinsi Jatim ( Surabaya ) maupun di tingkat pusat ( Jakarta )
     



Minggu, 17 Desember 2017

KISAH KASIH

KISAH KASIH, mengambil judul dari tanaman Markisah yang  dikasihi karena harus mati kena gusur , tanaman yang merambat dengan buah bulat sebesar bola tenis dan daunnya yang melengkung terbalik , kuncup dan bunganya yang mekar indah sungguh menarik perhatian ,  buahnya yang dapat dimanfaatkan untuk obat dan minuman mempunyai nilai tambah untuk diekplorasikan sebagai  sebuah desain batik.
Warna biru terang dibuat dari pewarna sintetis Naptol, dipadu dengan warna kuning membuat batik ini terkesan kontras. batik dengan teknik pelorotan 2 kali dengan warna soga membuat batik ini tampil seperti batik  kontemporer.

GELOMBANG CINTA

Batik tulis motif Gelombang Cinta, didesain oleh Bp. Budi Raharjo pd tahun 2007 dimana tanaman ini sempat menjadi trend karena harganya yang melambung tinggi. Motif gelombang cinta didesain dengan melihat tanaman langsung sehingga motifnya seperti bergaya naturalis. Gelombang cinta dengan daun-daunnya yang meliuk-liuk menggambarkan cinta yang penuh liku-liku.  Batik  motif Gelombang Cinta  menggunakan  pewarna sintetis dengan Naptol biru sebagai warna dasar , colet merah Rapid dan kuning Indigosol membuat batik ini terkesan cerah dan ngejreng seperti batik Jawa Timur Indonesia pada umumnya.

Kamis, 14 September 2017

BURON WONO GUNUNG LIMO

Diilhami lukisan model Eropa batik ini menggambarkan flora dan fauna yang ada dihutan. di desain oleh Budi Raharjo dan diproduksi oleh Batik Tengah Sawah Pacitan Jawa Timur  Indonesia.
Batik ini dkerjakan dengan teknik dua kali pelorotan dengan menggunakan pewarna sintetis dari Naptol dan indigosol.

Minggu, 10 September 2017

PACE LUNG-LUNGAN

Motif Pace Lung-Lungan di desain oleh Toni Retno A, merupakan alternatif motif Pace . Batik ini diproduksi oleh Batik Tengah Sawah Ngadirojo Pacitan, dengan teknik   satu kalipelorotan, pewarnaan dengan Indigoesvera.

Sabtu, 09 September 2017

BUNGA CENGKEH

BUNGA CENGKEH.
Batik ini didesain oleh Bp. Budi Raharjo , Batik Tengah Sawah Pacitan Jawa Timur.
Melayani pesanan pelanggan untuk dibuatkan sesuai dengan keinginannya. Batik ini menggambarkan  ranting Cengkeh yang tumbuh subur dengan harapan rejeki si pemakai juga lancar sesuai dengan bunga dan buah Cengkeh yang rimbun.
Batik ini dibuat dengan teknik pelorotan 2 kali,  gaya batik Coenraad dimana latar warna biru tua dan dipadu dengan warna coklat soga.
batik ini cocok untuk pakaian kantor baik pria maupun wanita.

CITRA GOA GONG

Goa Gong di Kabupaten Pacitan yang indah diabadikan oleh Sherlina  siswa SMAN1 Ngadirojo Pacitan dalam membuat desain batiknya.
Motif   batik Citra Goa Gong yang menggambarkan keaslian Goa dengan bagian depan ditumbuhi tanaman Paku, dan penghuni Goa seperti Kelelawar bebas terbang , bermakna pesan untuk tetap menjaga kelestarian Goa Gong.
Batik ini dibuat dengan teknik 1 kali pelorotan, dengan pewarna alami dari indigoesvera dan kulit maoni.