Rabu, 31 Agustus 2016

NYAWIJI

Batik dengan motif bunga Alamanda , bunga Teratai dan buah Pace yang disusun sedemikian rupa didesain oleh Bp. Budi Raharjo . diproduksi oleh Batik  Tengah Sawah Pacitan , Jawa Timur, Indonesia. Nyawiji berarti berbaur menjadi satu seperti layaknya batik ini dikenakan, batik ini dibuat untuk seragam pada acara pertemuan ngumpul bareng dengan seluruh warga dan mantan pengabdi SMAN 1 Ngadirojo, Pacitan. Batik tulis ini diwarna dengan naptol merah dan biru.

PESONA PACITAN INDONESIA

Ikan laut seperti Tuna, Layur, Tore, buah Pace dan stalagtid dan stalagmid merupakan obyek yang masih menjadi pilihan untuk dijadikan motif batik khas Pacitan, Jawa Timur, Indonesia. Mengambil dari motif-motif batik yang didesain oleh Batik Tengah Sawah, SMK1 Pacitan dan Batik Woro Srikandi, terciptalah batik dengan sebutan Batik Pesona Pacitan dimana batik ini menggambarkan obyek wisata baik kuliner maupun alami dan budaya yang menarik untuk dikunjungi.
Batik ini diwarna dengan colet rapid red dan indigosol biru. Batik ini dibuat untuk seragam Demokrat  Indonesia..

Minggu, 22 Mei 2016

MISTARA PAGESANGAN.

Batik ini didesain oleh Toni Retno A,( Pacitan ) mengambil dari foto karya  Sadworo Ramadani ( Surabaya ).      
       Batik dengan judul Mistara Pagesangan yang berarti Perjalanan Hidup, digambarkan oleh seekor kupu-kupu yang bearda pada rerumpunan bunga Nona makan sirih. perjalanan kehidupan seekor kupu-kupu yang sangat panjang mulai dari telur, ulat dan berubah menjadi kepompong dengan waktu yang cukup lama berdiam diri dan akhirnya berubah menjadi kupu-kupu yang mampu terbang dengan jangkauan yang lebih luas. makna dari Mistara Pagesangan ini jika kita ingin hidup dengan jangkauan yang lebih luas , tercapai yang kita inginbkan hendaklah kita  berihtiar, belajar , mengekang hawa nafsu dari segala rintangan dan godaan.

KARYA TAMA

Batik ini didesain oleh Budi Raharjo ( Batik Tengah Sawah Pacitan, Jawa Timur, Indonesia ) pada bulan Maret 2016. batik ini mendapatkan nominasi 10 besar di Lomba desain batik Jatim Indonesia kategori guru untuk busana kerja.
Batik dengan judul Karya Tama  dengan kata lain Karya Utama yang berarti mengutamakan pekerjaan.
Motif batik ini terdiri dari ayam Bekisar, bunga Teratai , bunga Senggani , buah Pace dan ornament Kawung.
Ayam Bekisar merupakan motif batik khas Jawa timur, ayam merupakan hewan yang familier, giat bekerja dan peduli akan keluarganya, demikian juga seseorang hendaknya bersifat familier , giat bekerja dan peduli akan sesama terutama orang2 yang berada didekatnya.
Bunga Teratai hidupnya dirawa yang berlumpur, namun bunganya tampak indah , demikian juga seseorang walaupun berada ditempat yang kurang bagus namun perilaku yang baik harus diutamakan.
Bunga Senggani merupakan bunga liar yang hidupnya dihutan berguna untuk obat maknanya seseorang walaupun hidupnya kurang beruntung namun hendaknya dapat memberikan sumbangan baik pikiran maupun tenaga pada orang lain.
Buah Pace , buah yang bentuknya kurang bagus, bahunya menyengat namun baik ntuk obat , demikian juga  seseorang jangan hanya mengandalkan  fisik semata, walaupun fisik kurang bagus namun pikiran dan perbuatan yang baik bisa disumbangkan bagi orang lain.
Kawung merupakan motif awal dibuatnya batik di Jawa Timur, kawung terdiri dari 2 garis yang ujungnya menyatu menggambarkan akan terjalinnya kerja sama yang baik, kawung juga merupakan motif batik yang digunakan oleh abdi dalem, kawung juga merupakan motif batik yang digunakan untuk abdi negara atau pegawai di Indonesia.

Sabtu, 21 Mei 2016

DAYA SABAGYA

       Batik tulis ini di desain oleh Toni Retno A, ( Batik Tulis Tengah Sawah, Ngadirojo, Pacitan, Indonesia ). pada bulan Maret 2016, mendapat juara ke II pada lomba desain batik Jawa  Timur Indonesia, kategori Umum busana muslim.
       Daya Sabagya berarti " hati yang bahagia " seseorang dapat merasakan kebahagian hatinya bila selalu bertaqwa pada Alloh SWT, dan berbuat baik pada sesama.
Bertaqwa pada Alloh SWT di gambarkan dengan motif ornanent segi empat dan bunga segi delapan yang mana menggambarkan bahwa Alloh SWT dapat mengamati kita dari segala penjuru mata angin.
Berbuat baik dengan sesama digambarkan dengan motif bunga Teratai dan buah Pace. Bunga Teratai merupakan bunga yang hidupnya dilumpur namun menampakkan  bunga yang indah dipandang, makna bunga Teratai  seseorang walaupun hidup didaerah yang kurang bagus hendaknya memberikan kesan, kepribadian yang baik.
Buah Pace merupakan tanaman tropis yang mudah hidup diberbagai tempat, bentuk buah kurang bagus, bahunya menyengat namun buah Pace dapat digunakan sebagai obat, makna dari buah Pace, seseorang jangan mengandalkan penampilan fisik semata, walaupun fisik kurang bagus namun perilaku yang baik  harus diutamakan sehingga dapat berguna bagi masyarakat sekelilingnya.
       Batik ini diwarna dengan pewarna alam dari daun indigoesvera  dan kulit maoni, menggunakan teknik  2 kali pelorotan.    

Kamis, 28 April 2016

PARANG SELING KEMBANG MATAHARI

Batik khas Pacitan dengan pewarna alam gaya Coenraad ini didesain oleh Toni Retno A pada Januari 2016.Di produksi oleh Batik Tengah Sawah , Pacitan, Jawa Timur, Indonesia.  Motif Parang yang dipadu dengan motif bunga matahari yang dibuat berjajar, disela-sela antara keduanya diberi motif buah Pace yang mana motif ini menunjukkan ciri khas batik Pacitan. bagian ujung kain diberi tumpal berupa rangkaian bunga matahari yang diberi pemanis berupa aneka jenis kupu-kupu. bagian gigi buaya dibuat dengan merangkai bunga matahari yang lebih kecil-kecilMakna Parang menggambarkan ketajaman baik pikiran maupun perasaan dan bunga matahari menggambarkan jiwa yang penurut .  Batik ini dibuat dengan teknik pelorotan 2 kali dengan menggunakan pewarna daun indogo dan kulit maoni.

Minggu, 01 November 2015

GILIR GUMANTI

Batik Pacitan dengan gaya Coenraadtan, didesain oleh Retno Toni pada Oktober 2015, batik dengan motif burung Sri Gunting dipadu dengan bunga senggani sebagai selingan dari motif Parang . Batik Coenraad merupakan batik milik keluarga Belanda yang bermukim di Pacitan sekitar tahun 1890. batik-batik yang dibuat kebanyakan bermotif bunga-bunga, burung, kincir angin, mawar yang banyak terdapat di Belanda dipadu dengan motif-motif Mataraman seperti Parang. Pewarnaan batik disini menggunakan pewarna sintetis dengan warna biru gelap dan coklat gelap, untuk menambah variasi pada beberapa bagian dimunculkan warna kuning. Gilir Gumanti melambangkan suksesi kepemimpinan,  pergantian suatu kepemimpinan di setiap elemen pemerintahan  , sehingga pergantian jabatan itu merupakan keadaan yang biasa dan wajar.